MENUMBUHKAN CINTA KEPADA ROSULULLOH
TANYA JAWAB FIQIH & AQIDAH
Sail : @🌻Ervina🌻
Ada seorang hamba sebut saja ihsan dia sangat berantusias mencari cara untuk mengokohkan imannya supaya tidak lemah. Agar rasa cintanya kepada Rasulullah ﷺ semakin bertambah
Pertanyaan :
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Afwan ustadzah izin bertanya,
Bagaimana caranya bisa menumbuhkan rasa cinta untuk bersholawat kepada rasulullah ditengah rutinitas sehari-hari ?
Mohon motivasinya ustadzah🙏
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Jawaban :
Wa alaikum salam
Dengan mengikuti akhlaknya, karena tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Nabi SAW memiliki akhlak yang mulia.
Firman Allah SWT dalam QS al-Qalam ayat 4,
وانك لعلی خلق عظيم
“Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) berakhlak yang agung.” Salah satu tugas Nabi diutus, yakni untuk menyempurnakan akhlak.
Nabi bersabda,
انما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق
“Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR Bukhari)
➖➖➖
Dan dengan menghidupkan (menunaikan) sunnah sunnah rasul
من احيا سنتي فقد احبني ومن احبني كان معي في الجنة
رواه السجري عن انس
Barangsiapa menghidupkan sunnahku maka sesungguhnya ia mencintaiku dan barang siapa mencintaiku maka kelak bersamaku disurga
📚مختار الأحاديث النبوية. ص ١٦١
➖➖➖
Diriiwayatkan oleh sahabat Anas ra berikut ini:
عن أنس رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: من أحب سنتى فقد أحبنى ومن أحبنى كان من نان
Artinya : “ Diriwayatkan dari Anas ra, dari Rasulullah Saw., Bahwa dia bersabda, barang siapa yang menerima sunnahku maka dia telah menerima aku, maka dia bersamaku di surga ”
Di dalam kitab durrotun Nasihin di jelaskan
: فمن أحب أن ينال رؤية النبي عليه الصلاة والسلام فليحبه حبا شديدا وعلامة الحب الاطاعة فى السنته السنية واكثار الصلاة عليه لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال من أحب شيئا اكثر من ذكره
Artinya: maka barang siapa yang dapat dilihat, Melihat Rasulullah Saw., Meminta semoga dia senang. Karena tanda-tanda cinta Rasulullah diambil Sunnah beliau yang mulia dan memperbanyak berselawat untuk beliau, sebab Rasulullah Saw, bersabda, 'barang siapa yang ingin tahu sesuatu, maka ia tentu saja banyak
Mecermati hadist di atas, dapatkah kita meminta inti dari cinta kepada Rasulullah Saw. Adalah ikut dan meneladani sunnah-sunnah beliau dan memperbanyak membaca selawat kepada beliau. Dengan kata lain, tentukan rasa cinta kepada beliau harus diaktualisasikan dalam bentuk sikap dan tindakan yang berorientasi pada nilai religi, bukan sebatas formalitas belaka. Karena ujung dari rasa cinta itu adalah Peningkatan kualitas diri dalam pengamalan agama yang dibawa oleh dia.
Hal ini sangat mencerminkan dari cinta Rasul yang sesungguhnya, agar kelak kita menerima syafaat yang dikatakannya: “diriwayatkan dari Aisyah.ra, dia berkata, 'barang siapa yang memercayai Rasulullah Saw., Maka dia akan memperbanyak membaca selawat untuk belaiu. Mengenai buahnya adalah memuji syafaat beliau dan dapat menyertai beliau di surga '”
Dan Men cintai orang-orang yang dicintai Nabi. Jika Nabi mencintai para sahabatnya, seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dll, serta para istri dan keturunannya, sudah sepatutnya seorang Muslim mencintai mereka pula dan juga menyayangi yatim piatu
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ .
________________________________
TIM MUSYAWIRIN
MUSHOHIH
Ustadz Abu Siman
Ustadz Hosiyanto Ilyas S.Pd.I.
Ustadz M.Hasyim S.Pd.I.
Ustadz Jalaluddin Suyuti
Ustadz Abdha' Mukhtar S.H.
Ustadz Aby Hadi
Ustadz Muhammad Sholehuddin
Ustadzah Aulya al zahra M.Pd.
Ustadzah Susanti
Ustadzah Rabi'ah al dawiyah
PENULIS DAN PERUMUS REDAKSI
Ustadz Abu Siman
Ustadz Saifuddin
PENANGGUNG JAWAB
Uztadzah Hj. Dinda Zulaikh

Komentar